Senin, 18 November 2013

Galau

Assalamualaikum Dear my Blog, apa kabar?? udah lama tak terjamah olehku. Maafkan aku menyia-nyiakan mu. Bukan aku tak mau tapi aku belum dapet ide mo berbagi apa. Udah setahun ide nulis pun gak nempel2 di otakku mungki karna aku kurang kreatif, ato malas berpikir.
Hari ini (18 November 2013) tiba2 aku pengen nulis di blog ini.

Aku mulai bosan dengan kegiatan ku karna aku free sepanjang hari. gak jelas mo ngapain n gak ada tujuan. Akhir tahun 2012 lalu aku punya semangat untuk belajar, mencoba hal-hal baru tapi sekarang gak lagi. Mei 2013 lalu tepat di hari ulang tahunku ke 23 aku ikut tes masuk Program pascasarjana universitas negeri di Bandung. Aku benar-benar berharap dan yakin bisa lulus. Aku sudah mempersiapkan diri sedinimungkin dengan belajar dan menjawab soal-soal. Aku bahkan sudah membaca dan menyelesaikan soal-soal tes dari 3 buku. Tiga buku mungkin sudah terlalu banyak buatku karna memang aku malas membaca buku tapi karna itu buku soal-soal aku semangat. Aku terus berdoa dan berusaha sebelum tes dan juga pada saat tes. Dua minggu berlalu aku menunggu pengumuman. Aku sempat bermimpi bahwa aku tidak lulus dan itu membuatku benar-benar frustasi. Dan pada tanggal 4 Juni 2013 hasil tes pun diumumkan. Pada saat itu aku sedang berada di ruang kelas bersama adek-adek yang konsultasi padaku. Dengan segera aku mendownload file yang berupa PDF itu, ku lihat nama-nama peserta yang lulus S2, aku berharap terselip namaku disana dan akhirnya Taraa kecewalah yang kudapatkan!. Aku sedih dan mungkin tak bisa ku tutupi namun aku mencoba tegar. Dan ketika aku pulang dan sampai di rumah, aku merenung, menangis dan benar-benar tak percaya. Ku coba ulangi lagi dan membuka file itu lagi berharap ada yang salah dengan penglihatanku tapi kenyataan pun tak berubah. Aku hanya menceritakan hal itu pada teman kekasihku karna aku belum sanggup untuk menceritakannya pada keluargaku. Dua hari berlalu keluarga pun bertanya-tanya tentang pengumuman itu, dengan berat hati ku kabarkan berita duka itu. Mamak (panggilan untuk ibu ku)tamapak sedih mungkin lebih sedih daripada aku tapi beliau tetap memotivasiku dan menasehatiku agar aku berlapang hati. Sejak saat itu aku mulai malas beraktivitas. Aku minder, down dan mencoba untuk bunuh diri tapi akal sehatku masih berfungsi hingga aku masih bisa menghirup udara segar sampai hari ini. Tapi sejak saat itu aku benar-benar kehilangan motivasi dan tujuan hidupku. Aku tak semangat lagi untuk belajar dan beraktivitas. Dan sampai saat ini aku pun belum bisa move on. Kemalasanku menjadi-jadi hingga aku bosan sendiri. Aku ingin sekali bisa berdiri dan tegar lagi tapi aku masih tertatih. Mimpiku hilang, musnah. sekarang aku galau, bimbang dan bingungharus melakukan apa. Aku tak punyabakat dan hobi, aku hanya menjalani hari-hariku dengan apa adanya (Benar-benar apa adanya). Aku masih punya semangat untuk maju tapi tak tahu harus memulai langkah dari mana?? Semoga dengan segera aku menemukan jiwaku yang baru dengen menemukan hal baru yang bisa mengubah hidupku menjadi lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih cerah dari sekarang. Ingin ku teriakkan "Sampai Jumpa Hari-hari Galau ku!!".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar